Para blogger adsense "instant" yang artikelnya gak nulis sendiri, tapi ditulisin robot, yang harga robotnya mahal, jadi harus urunan itu, pada tumbang karena google tahu praktik "nakal" itu sehingga jutaan blog dibanned dari adsense. Bener-bener masa kehancuran!
Tapi itu yg aku tahu ya. Soalnya cuman denger cerita dari temen aja. Seingatku aja. Bukan pengalaman pribadi.
Kalau aku ngeblog kan awalnya emang yapping aja, alias ngoceh. Sejak kecil memang suka nulis diary. Ketika ada blog, ya nulisnya di blog. Sesimpel itu.
Ide nulis sudah bukan halangan buatku. Uuuwakeh pol! Aku bisa nulis novel non fiksi sekarang juga dengan ratusan halaman! Suwer deh! Cuman ya karena spontan, tentu saja hasilnya gak kayak penulis novel profesional. Soalnya nulis buku profesional itu ada metodenya. Dan aku gatau metode itu. Xixixi
Apakah aku gak punya adsense?
Sampe sekarang masih ada. Tapi dari yutub. Bayaran setahun sekali. Bahkan tahun ini kayaknya dua tahun sekali. Cairnya kan setiap 100 dolar. Jadi setahun sekali dapat 1,5 jutaan. Kalau sekarang dolar lagi tinggi begini ya dapatnya lebih banyak.
Kalau adsense dari blog, aku sudah gak masang sejak 2008. Kala itu adsense cuma ada bahasa Inggris. Blogku bahasa Indo. Iklannya gak keluar. Akhirnya diakali pakai script tambahan supaya iklannya muncul. Banyak blogger melakukannya. Tapi yang apes dikit. Termasuk aku.
Blogku kena banned! Bukan akunnya. Tapi blognya! Padahal blogku sangat tersohor waktu itu. Siapa gak kenal DZOFAR.COM Sang Vectoria Jenaka sih? Anjay!
Untungnya, ketika adsense gak ngasih aku duit dari blog, skill vectorku ngasih! Banyak orderan vector masuk hanya promosi via blog. Sampe aku kaya raya! Haha
Jadi gitu ceritanya gaisss. Plot twist gak? Haha
Aku melakukan sesuatu karena pengen. Tulisan ini juga hasil keinginanku menjelaskan kalau aku gak dolanan adsense via blog dengan alasannya.
Manfaat menjelaskan begini apa sih?
Ya biar plong! Biar gak ada beban lagi di pikiran. Coping mechanismku nulis dan ngobrol. Karena makin sedikit orang yg bisa diajak ngobrol karena sudah pada sibuk sendiri, maka paling aman ya nulis. Karena sosmed semakin crowded dan isinya orang gampang tersinggung, maka nulis di blog adalah the BEST selusyen.
BEST!
Baikla, aku mau masak nasi telor ceplok dulu. Bye bye!
Hmm.. lezat!